Sebelum bergabung dengan CDSI, Rosman adalah lulusan sarjana tehnik Energi Listrik dan juga seorang asisten dosen. Karena Rosman adalah orang yang tidak mudah puas, Ia mencari pekerjaan baru. Disitulah Rosman menemukan CDSI.

Ternyata awal karirnya di CDSI saat itu membuat respon keluarganya hanya sebelah mata, mereka berpikir bahwa tidak layak seorang sarjana menjadi sales yang keliling rumah ke rumah menawarkan produk bawaannya. Bukan itu saja, Rosman juga pernah ditangkap polisi dan dituduh massa melakukan penipuan sehingga Rosman digiring ke kantor polisi. Tapi setelah ditanya oleh polisi yang sedang bertugas, Rosman menjawab dengan jujur dan malah si polisi tertarik dan akhirnya membeli produk yang Ia bawa. Banyak lika-liku perjalanan prosesnya di lapangan, tetapi Ia selalu berfikir positif terhadap setiap kejadian yang Ia alami.

Bagi Rosman sukses membutuhkan mentalitas, kemampuan beradaptasi, motivasi, bersosialisasi, kemauan kerja dan juga sikap pantang menyerah.

Semua itu tidak diajarkan dan dilatih di sekolahan bahkan di perguruan tinggi sekali pun. Oleh karena itu Rosman bergabung bersama CDSI, karena Ia yakin bisa mendapatkan semua itu di sini. Sehingga sampai pada tahun 2018, beliau mampu melahirkan 2 Manager langsungnya. Dan sekarang Rosman Sipayung mempunyai kantor di Sampit, Kalimantan Tengah.